7 Tradisi Unik Malam Takbiran di Berbagai Daerah Di Indonesia

Malam Takbiran adalah malam sebelum Hari Raya Idulfitri tiba. Malam ini sangat dinanti umat Muslim termasuk kita Youthsister karena menjadi perayaan untuk menyambut hari kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh. Keanekaragaman Indonesia menjadikan perayaan Malam Takbiran di tiap daerah berbeda Youthsister.

 

Sayangnya, Pandemi Covid-19 menyebabkan perayaan itu tidak bisa terlaksana Beberapa Tahun terakhir. Masyarakat Indonesia tengah mengikuti imbauan pemerintah untuk mengurangi mobilitas di luar rumah dan menghindari kerumunan, Agar tradisi itu tak dilupakan begitu saja, Minyou sedikit merangkum tradisi unik Malam Takbiran di Indonesia dari berbagai sumber yuk simak apa saja Youthsister:

 

1. Meriam Karbit di Pontianak

 

Pontianak memiliki tradisi Meriam Karbit yang digelar setiap Malam Takbiran Youthsister. Menyulut meriam karbit dilakukan oleh masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Kapuas selalu dilakukan setiap jelang hari raya, baik Idul adha maupun Idulfitri.

 

Ternyata, penyulutan meriam ini memiliki makna agar tidak ada roh jahat yang mengganggu masyarakat saat hari kemenangan tiba Youthsister.

 

2. Ronjok Sayak di Bengkulu

 

Tradisi Malam Takbiran di Bengkulu disebut dengan perayaan Ronjok Sayak Youthsister. Acara tersebut dirayakan dengan menyalakan api melalui tumpukan serabut kelapa setinggi satu meter atau dikenal dengan tradisi bakar gunung api.

 

Awalnya, Ronjok Sayak dilakukan sebagai cara untuk menciptakan alat penerangan sebagai bentuk sukacita atau bahagia atas datangnya hari raya.

 

Menurut kepercayaan setempat, batok kelapa yang disusun dan dibakar merupakan tyouthsister ucapan syukur pada Tuhan, sekaligus sarana mengirim doa untuk arwah sanak keluarga yang telah meninggal Youthsister.

 

Setelah acara bakar-bakaran, warga akan mengirim makanan untuk tetangga dan kerabat dekat.

Ini merupakan tradisi masyarakat Serawai yang dilakukan dengan arak-arakan bersama minta kue lebaran ke rumah-rumah warga.

 

3. Grebeg Syawal di Yogyakarta

 

Jogja juga memiliki tradisi Malam Takbiran yang dikenal dengan Grebeg Syawa lho Youthsister.

 

Tradisi Grebeg Syawal dilakukan oleh keraton dengan menyusun hasil pertanian dan perkebunan atau disebut gunungan. Nantinya, gunungan tersebut akan diarak keliling keraton hingga sampai ke Masjid Agung Youthsister.

 

Ramadan 2020-2021, tradisi ini dihilangkan karena Pandemi Covid-19. Meski demikian, pihak Keraton tetap membagikan ubarampe atau kelengkapan gunungan berupa 2.700 tangkai rengginang yang biasanya diarak dan diberi kepada warga saat kegiatan Hajad Dalem Grebeg Syawal pada hari pertama Idulfitri Youthsister.

 

4. Meugang di Aceh

 

Meugang merupakan kegiatan membagikan atau menghantarkan daging pada orang-orang yang kurang mampu saat malam takbiran Youthsister. Sebagai daerah yang sangat kental akan ajaran Islam, Aceh juga memiliki tradisi Malam Takbiran yang disebut Meugang lho.

 

Meugang merupakan kegiatan membagikan atau menghantarkan daging pada orang-orang yang kurang mampu saat malam takbiran Youthsister.

 

Bagi masyarakat Aceh, menyambut Ramadan atau lebaran tanpa meugang akan terasa hambar .

 

Walaupun bukan sebuah kewajiban, namun sudah menjadi keharusan, sehingga jarang dijumpai masyarakat Aceh yang tidak makan daging sapi atau kerbau menjelang Ramadhan tiba nih Youthsister.

 

5. Tumbilotohe di Gorontalo

 

Gorontalo akan menggelar tradisi Tumbilotohe pada saat Malam Takbiran tiba. Tumbilotohe artinya adalah saatnya memasang lampu Youthsister.

 

Berbeda dengan daerah lainnya Youthsister, warga Gorontalo merayakan takbiran dengan cara memasang lampu minyak yang jumlahnya bahkan mencapai ribuan di berbagai tanah lapang.

 

Uniknya, lampu minyak ini tidak hanya diletakkan begitu saja di tanah lapang, namun disusun dalam berbagai bentuk lho Youthsister.

 

6. Kendaraan hias di Sumatera Utara

 

Konvoi kendaraan hias adalah tradisi kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada malam Takbiran.

Kendaraan yang ikut konvoi harus mendaftarkan diri terlebih dahulu Youthsister.

 

Kendaraan kemudian berkeliling kota dan menjadi perhatian warga Youthsister. Tradisi ini kini juga digelar di berbagai daerah di Indonesia.

 

Biasanya digelar pemerintahan setempat dan diikuti pengurus masjid dan maupun perwakilan kelurahan maupun pedesaan.

 

7. Pawai Obo di Sulawesi

 

Tradisi pawai obor di Malam Takbiran adalah simbol kebersamaan dan toleransi di berbagai daerah Indonesia Youthsister.

 

Di beberapa daerah Pulau Sulawesi dan Jawa, pawai obor menjadi tradisi menyambut Hari Raya Idulfitri Youthsister. Pawai obor bermakna sangat penting terutama edukasi bagi anak-anak mengenai pentingnya menggemakan takbir di malam kemenangan.

 

Siapa yang sudah menunggu malam takbiran???