Ini Dia Tips Aman Berkendara di Masa Pandemi dan Penumpang Shuttle Wajib Tahu!

Untuk youthsister yang punya tingkat mobilitas tinggi, bepergian keluar kota di masa pandemi menjadi sesuatu yang dihindari dan memerlukan persiapan lebih Youthsister. Selain menaiki kereta dan pesawat, menjadi penumpang bus, shuttle/travel, bahkan mengendarai kendaraan sendiri juga punya perlu persiapan ekstra, loh Youthsister

 

Youthsister yang bepergian menggunakan kendaraan umum dapat meningkatkan potensi menghadapi kerumunan ketika menunggu di terminal serta duduk dan berdiri dengan jarak kurang dari 6 kaki (2 m) dari orang lain.

 

Apalagi kalau pengaturan tempat duduk kendaraan yang youthsister naiki tidak menerapkan physical distancing. Nah, buat youthsister yang harus keluar kota dengan shuttle atau dengan kendaraan pribadi, simak tips berikut untuk tetap sehat dan terhindar dari COVID-19!

 

Untuk penumpang shuttle atau travel, terapkan hal-hal berikut, yuk youthsister!

 

Jika memungkinkan, pilih kendaraan dan jam keberangkatan yang sepi

 

Memang agak menyita banyak waktu untuk mengecek jadwal jasa transportasi yang ada satu per satu, tetapi hal ini akan membuat perjalananmu lebih aman. Apalagi di masa pandemi, bisa saja youthsister hanya jadi satu-satunya penumpang di shuttle, loh! 

 

Saatnya memilih tempat duduk. Apabila memungkinkan, pilih posisi yang jauh dari orang lain

 

Duduklah di kursi belakang supaya youthsister dapat tetap berada setidaknya sejauh 6 kaki atau sejauh mungkin, dari pengemudi. Centers for Disease Control and Prevention juga menyarankan untuk memilih tempat duduk di belakang yang posisinya diagonal di seberang pengemudi. Hindari memilih kursi yang bersebelahan langsung dengan pengemudi atau penumpang lainnya

 

Memakai masker sepanjang waktu wajib hukumnya. Kalau bisa, tunda dulu untuk makan dan minum selama perjalanan, ya!

 

youthsister sebaiknya menahan diri untuk tidak makan dan minum, terutama untuk perjalanan dengan kisaran waktu 2 hingga 3 jam.  Kalau kendaraanmu berhenti di rest area, manfaatkan waktu tersebut untuk keluar dan makan atau minum. Jangan lupa pastikan youthsister jauh dari orang-orang serta mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melepas masker dan makan atau minum 

 

Selalu jaga kebersihan tanganmu

 

Hand sanitizer jadi salah satu barang yang wajib youthsister bawa untuk menemani perjalananmu selama pandemi. Ingat, selalu gunakan hand sanitizer sebelum menyentuh masker atau wajahmu

 

Hindari menyentuh permukaan di kendaraan umum maupun ruang tunggu

 

Hindari kontak dengan permukaan yang sering disentuh oleh penumpang atau pengemudi, seperti kusen dan pegangan pintu, jendela, dan bagian kendaraan lainnya. Kalau bisa, hindari menerima tawaran botol air gratis atau barang lain yang mungkin disediakan secara gratis untuk penumpang. Di dalam kendaraan, youthsister bisa menumpukan tangan pada barang-barang pribadimu atau di paha. Usahakan untuk tidak menyentuh jendela atau pegangan kursi, ya!

 

Lakukan pembayaran secara cashless

 

Di zaman teknologi ini, berbagai pilihan pembayaran memudahkan pelanggan untuk membeli sesuatu, termasuk memesan kursi di bus atau shuttle. Siapa tahu, youthsister juga bisa mendapatkan promo dengan membayar melalui salah satu layanan pembayaran online.

 

Selalu siapkan masker cadangan dan simpan di tempat yang bersih dan tertutup rapat

 

Untuk youthsister yang membawa mobil pribadi, coba pertimbangkan hal-hal berikut sebelum berkendara:

 

Usahakan untuk berhenti sesedikit mungkin. Eits, kalau youthsister mengantuk juga jangan memaksakan diri, ya!

 

Siapkan masker kain cadangan, hand sanitizer, dan desinfektan atau tisu basah yang mengandung alkohol. Selain kit protokol kesehatan, jangan lupa membawa bekal makan dan air minum

 

Di kamar mandi umum, rest area, maupun setelah mengisi bensin, cucilah tanganmu dengan sabun dan air mengalirselama setidaknya 20 detik. Hand sanitizer juga bisa jadi pilihan kalau fasilitas kebersihan kurang memadai. Jangan lupa juga untuk menghindari kerumunan 

 

Hmm, ternyata perjalanan selama pandemi tidak “se-ribet” yang kita duga, ya! Yuk biasakan dirimu dengan perubahan di era new normal ini!